Blog

7 Keuntungan Menggunakan QR Code dari Lokapass dalam Pesta Pernikahan

Kenapa sih harus pakai Lokapass? Apa nggak tambah ribet nanti ngurus acaranya? Nambah biaya lagi? Nambah koordinasi lagi? Apalagi cuma ngurusin tamu datang, apa gak pake cara manual saja biar tamu gak dibuat ribet juga??

Nahh ini beberapa pertanyaan yang sering terlintas mengenai Lokapass, banyak orang yang masih berfikir bahwa dengan menggunakan Lokapass itu menambah kerumitan dalam merangkai acara. Sebenarnya justru Lokapass memberikan sebuah solusi simplisitas.

Sekarang bayangkan saja, dalam budaya pesta pernikahan di Indonesia pada umumnya selalu mengundang jumlah tamu yang besar, beda dengan pesta penikahan di negara-negara barat, dan biasanya digelar di gedung-gedung pertemuan dan biasanya momen ini digunakan oleh beberapa oknum atau tamu-tamu yang tidak diundang untuk menerobos masuk dan Lokpass memberikan solusi untuk mengantisipasinya karena setiap tamu yang diundang diharuskan membawa QR Code card yang telah tersematkan di undangan dan nantinya akan dipindai saat akan masuk di venue pesta pernikahan kalau tamu udangan tidak membawa QR Code card, para tamu harus menyebutkan nama karena akan dicek secara manual dalam sistem

Selain itu, Lokapass memiliki beberapa fitur yang menarik dan pastinya membuat acara lebih terasa futuristik dan nilai prestige-nya juga terlihat. Salah satu fitur yang menarik adalah fitur selfie, dimana tamu undangan bisa berselfie ria dan nantinya foto selfie ini akan masuk dalam daftar tamu yang hadir sehingga pembuat acara bisa tahu betul siapa saja yang datang

Berikut ini daftar keuntungan yang diperoleh jika sebuah event menggunakan platform Tamugo;

  1. Sebuah event terlihat lebih bergengsi, ekslusif dan futuristik
  2. Kemungkinan masuknya tamu gelap atau tamu yang tidak diundang semakin tipis
  3. Pemilik acara bisa tahu kehadiran tamu berdasarkan waktu kedatangan dimana semua daftar tamu yang hadir terekap dalam sebuah daftar dalam format excel dan PDF
  4. Dengan fitur selfie dan video testimony, tamu yang hadir dapat membuat dokumentasi untuk pemilik acara, dimana para tamu bisa berswafoto dan mengucapkan kata-kata selamat untuk pemilik acara
  5. Tamu tidak perlu lagi menuliskan nama di buku tamu karena sudah tercatat otomatis
  6. Untuk tamu undangan yang ada diluar jangkauan, mereka bisa menerima undangan berbasis QR Code via E-Mail
  7. Dengan fitur RSVP yang ada, pemilik acara dapat membuat perkiraan terkait jumlah tamu yang hadir

Lokapass hadir untuk memberikan solusi kepada Anda dalam mengatur sebuah acara, khususnya dalam hal pengelolaan tamu. Dengan melihat 7 keuntungan diatas, tidak perlu dipertanyakan lagi bahwa Lokapass memberikan solusi berupa simplisitas dan kepraktisan namun menghasilkan gaya event yang mewah, bergengsi dan futuristik.

Penjual Angkringan di Yogyakarta Mulai Gunakan QR Code untuk Transaksi

Mungkin untuk masyarakat diluar Jawa Tengah dan Yogyakarta masih belum begitu familiar dengan yang namanya warung Angkringan.

Istilah Warung Angkringan diambil dari kata Bahasa Jawa non formal, yaitu nangkring atau bahasa Indonesia-nya duduk santai.

Warung Angkringan sendiri biasanya berada di pinggiran jalan dan biasanya makanan yang disuguhkan adalah nasi bungkus atau yang familar disebut nasi kucing hingga aneka gorengan dan aneka minuman hangat

Warung Angkringan atau yang di kota Solo dikenal dengan Warung Wedangan atau Warung HIK (Hidangan Istimewa Kampung) sering dijumpai di pinggiran jalan dan menjadi sasaran kebanyakan oran, khususnya pelajar dan mahasiswa yang kost  karena harganya yang murah meriah dan bisa makan sampai kenyang

Seiring berkembangnya era digital saat ini dimana teknologi QR Code mulai digunakan untuk segala keperluan, terkhusus keperluan transaksi, salah satu penjual angkringan di Jl Jlagran, Kota Yogyakarta telah mulai menggunakan platform pembayaran berbasis QR Code dari Go Pay.

Dilansir dari media KRjogja.com, Atok sang pemilik usaha mengatakan bahwa teknologi QR Code dari Go Pay ini sangat membantu dia dalam bertransaksi

“Kalau mau bayar tinggal scan QR Codenya saja, nanti habisnya berapa ditulis lalu otomatis dari akun Go-Pay pengemudi Go-Jek terpotong dan masuk ke rekening pribadi saya,” begitu ungkapnya kepada media KRJogja.com

Untuk sementara memang baru driver Go-Jek yang bisa mengakses pembayaran QR Code tersebut. Namun, ia mengatakan tak lama lagi siapa saja pemilik aplikasi Go-Jek yang terisi Go-Pay juga bisa melakukan pembayaran nontunai di angkringan miliknya.

Sumber :
KRJogja.com

Training Guru SD di Surabaya Perihal Penggunaan Teknologi QR Code dalam Pendidikan

Dengan berkembangnya teknologi yang begitu pesat, membuat para pendidik, khususnya mereka yang mendidik usia-usia pendidikan dasar perlu menaikan standar kemampuan mengajar mereka

Ikatan Guru Indonesia (IGI) di kota Surabaya dan Samisanov mendapatkan kepercayaan untuk mengadakan pelatihan kepada guru-guru SD dari SDN Simomulyo 1 Surabaya

Pelatihannya diadakan di SD setempat dengan mengsung tema “Belajar Jadi Asyik dengan QR Code” dan pelatihan ini digelar pada 18 dan 20 Desember 2018

Di pertemuan pertama ini, Aries Eka Prasetya sebagai pembicara tunggal memberikan materi tentang pengenalan organisasi IGI sebagai lembaga profesi guru yang penuh inovasi, pengenalan kanal Samisanov yang punya banyak inovasi untuk mencipta kreasi dalam proses belajar mengajar (PBM) dan akan diajarkan dalam pelatihan-pelatihannya.

Materi yang lainnya yaitu, tips dan trik cara menumbuhkan inovasi dalam diri guru, macam-macam inovasi pembelajaran yang dapat dikembangkan baik berbasis IT maupun keunikan PBM yang bikin siswa tertarik buat belajar.

Nantinya akan diajarkan pula praktek yakni: pembuatan QR code melalui HP dan laptop, praktek membaca QR code dengan QR scanner, penerapan inovasi QR code untuk pembelajaran dan kebutuhan di sekolah, dan pastinya tiap peserta pelatihan wajib membuat satu inovasi berbasis QR code yang bisa diimolementasikan dalam PBMnya nanti

Sumber :

www.fajarpendidikan.co.id